Monday, January 22, 2007

Life is one journey...

Hampir semua orang pasti merayakan tahun baru. Pergantian tahun selalu identik dengan keceriaan. Padahal dibalik itu, ada yang patut dipertanyakan. Di tahun yang akan ditinggalkan kita banyak menyimpan kenangan tersendiri, ada yang manis maupun yang hanya dapat membuat kita menangis. Tawa, canda, dan airmata menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari.

Pergantian tahun bukan hanya sekedar hura-hura belaka, tapi juga merupakan suatu awal dari babak baru, dimana kebiasaan lama yang buruk harus dikurangi, bahkan dihilangkan, lebih berfikir positif dan lebih menghargai arti kehidupan.

Semangat tahun baru tidak hanya terletak dari pesta-pesta yang meriah, baju bagus, makanan melimpah, tetapi lebih bagaimana kita menyikapi hidup di tahun tersebut. Bukan hanya sekedar hura-hura belaka, atau menghamburkan uang untuk menunjukkan kemampuan financial, tetapi lebih dapat memanfaatkan apa yang sudah dianugerahkan kepada kita selama ini. Makna yang lebih pentingnya adalah kita dituntut untuk lebih bisa menghargai hidup karena hidup itu terlalu berharga hanya untuk disia-siakan saja.

Bagaimana jika kita memandang hidup orang lain? Contohnya yang ada di sekitar kita. Terkadang kita suka melupakan bahwa masih ada orang lain di sekitar kita yang hidupnya lebih di bawah kita. Tidak bermaksud memandang rendah orang lain, tetapi memang itulah realita yang terjadi. Apa yang seharusnya kita lakukan? Memahami setiap orang?

Tidak mudah untuk memahami pribadi masing-masing orang, karena setiap orang adalah individu yang berbeda-beda.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home

Hit Counter